Pada awal bulan Januari 2008 ini, ITC berkesempatan mengundang dua orang anggota sangha yang berasal dari luar negeri, yaitu Bhikkhu Nyanadassana Maha Thera beserta Bhikkhu Visuddhacara. Mereka tiba di Medan hari Senin tgl 7 Januari 2008 pukul 15.30 dan disambut oleh ‘pasukan’ ITC. Beliau juga terkesan dengan senyuman dan keramahan orang Indonesia, terlihat saat beliau tiba di gedung Mettayana. Bhante Nyanadassana adalah seorang bhikkhu yang berasal dari Yunani. Beliau telah lama tinggal di Sri Lanka, lebih dari 20 tahun, dan beliau juga pernah tinggal di Pertapaan Hutan/Arama Mitirigala selama hampir 19 tahun lebih. Beliau telah mempelajari dan mempraktikkan meditasi di bawah bimbingan Ven. Matara Sri Nanarama Mahathera (alm), master meditasi yang pertama di Pertapaan Hutan Mitirigala. Beliau sangat kenal baik dengan Ven. Mitirigala Dhammanisanthi Thera (Asoka Weeraratna), pendiri Pertapaan Hutan Mitirigala. Adapun kegiatan Y.M. Bhikkhu Nyanadassana Maha Thera selama di Medan, yaitu: mulai tgl 8-13 Januari 2008 jam 7.00 sampai jam 9.30 malam diadakan ceramah Dhamma dengan topik seputar Dhamma Vinaya, selain itu juga dilakukan sesi tanya jawab dengan bhante. Sedangkan pada pagi hari pukul 8.00-9.00 diadakan bimbingan meditasi oleh Bhikkhu Visuddhacara. Pada tgl 10 dan 13 Januari 2008 pukul 10.00-17.00 diadakan Kursus Bahasa Pali oleh Bhikkhu Nyanadassana Maha Thera, dan para peserta berasal dari kalangan umum, mahasiswa STAB Bodhi Dharma, dan juga intern ITC. Untuk memperkenalkan tradisi Buddhis Theravada kepada umat Buddha di kota Medan khususnya, ITC juga mengadakan kegiatan pindapatta selama tgl 8-14 Januari 2008 mulai pukul 06.45 pagi di sekitar kompleks Multatuli bersama Bhante Nyanadassana, Bhante Visuddhacara, dan juga Bhante Pannananda. Perjalanan bhante di Medan berakhir tgl 14 Januari 2008 dan berangkat melanjutkan misi Dhamma ke pulau Jawa, yaitu Jakarta.

Kegiatan pindapatta Ven. Nyanadassana Mahathera, Ven. Visuddhacara, Ven.Pannananda

  • Kembali ke Awal
  • Iklan